PERBANDINGAN KONSEP LETTER OF CREDIT SYARIAH MENURUT DSN MUI DAN AKAD KAFALAH DALAM SURAT EDARAN BANK INDONESIA
Keywords:
Shariah Letter of Credit, Shariah Principles, BankAbstract
Trade transactions nowadays are experiencing very rapid development. It's natural that in the process of its development, many problems arise along with ways to overcome them. Salah satu masalah utama adalah kesenjangan risiko antara ekspor dan impor. To reduce this risk, banks often use Letters of Credit (L/C) as the primary financing method. L/C is a risk-free financing method that allows exports and imports to be financed by the bank. However, the L/C transaction mechanism, which involves the issuing bank negotiating with the importer, does not comply with Sharia principles. The high costs of L/C transactions and the lack of transparency in the bank's role in providing financial support for imports without deposits in the bank are issues that contradict Sharia principles. Untuk mengatasi masalah ini dan memenuhi kebutuhan prinsip-prinsip Syariah dalam bisnis, bank sering menggunakan L/C di lembaga keuangan berbasis Syariah, seperti L/C impor dan ekspor berbasis Syariah.
References
Budisantoso, T., & Triandaru, S. (2009). Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta: Salembba Empat.
DSN-MUI. (n.d.). Fatwa DSN No. 35/DSN-MUI/IX/2002 tentang L/C Ekspor Syariah.
DSN-MUI. (n.d.). Fatwa DSN No.34/DSN-MUI/IX/2002 tentang L/C Impor Syariah dan Fatwa DSN No. 35/DSN-MUI/IX/2002 tentang L/C Ekspor Syariah.
DSN-MUI. (n.d.). Fatwa DSN Nomor 11/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Kafalah.
DSN-MUI. (n.d.). Fatwa DSN Nomor 11/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Kafalah.
DSN-MUI. (n.d.). Fatwa DSN Nomor: 57/DSN-MUI/V/2007 Tentang Letter of Credit (L/C) Dengan Akad Kafalah Bil Ujrah.
DSN-MUI. (n.d.). Fatwa DSN Nomor: 57/DSN-MUI/V/2007 Tentang Letter of Credit (L/C) Dengan Akad Kafalah Bil Ujrah.
Ginting, R. (2000). Letter of Credit Tinjauan Aspek Hukum dan Bisnis. Jakarta:: Salemba Empat.
Ibrahim, o. (2006). J Teori Dan Metode Penelitian Hukum Normatif. Malang: Bayu Media Publishing.
Khoiruddin. (2010, Desember). Letter of Credit (L/C) dalam Produk Bank Syariah. Jurnal Muqtasid, 1, 330.
Marzuki, P. M. (2010). Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana.
Nasution, B. J. (2008). Metode Penelitian Ilmu Hukum. Bandung: Mandar Maju.
Octaviani, B. (2015, Desember 2). Perbandingan Konsep Anjak Piutang Syariah DSN-MUI dan Konsep Akad Hiwalah Dalam Surat Edaran Bank Indonesia. Jurisdictie, 6, 134.
SEBI. (2008 , Maret 17). Surat Edaran Bank Indonesia (SEBI) No. 10/14/DPbs Perihal Pelaksanaan Prinsip Syariah dalam Kegiatan Penghimpunan Dana dan Penyaluran Dana serta Pelayanan Jasa Bank Syariah. Jakarta.
SEBI. (2015, Maret 16). Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 10/14/DPbS.
Soekanto, S., & S. M. (2006). Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Syariah, U. P. (n.d.). Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.
Tutik, T. T. (2016). Penyelesaian Sengketa Letter of Credit Ekspor-Impor Syariah Pascaputusan Mahkamah Konstitusi. 16, 44.
Ujrah, F. D.-M. (n.d.).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Acep Jurjani, Eni Nuraeni Maryam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.